Jakarta - Kecelakaan nahas terjadi di Thailand. Sebuah kendaraan beroda empat Toyota Fortuner gepeng tertiban truk kontainer.
Dari video yang beredar di media sosial, truk kontainer itu tampak kehilangan kendali. Truk pun terguling dan menimpa Fortuner sampai gepeng.
"Apes atau nahas mungkin tidak sanggup dihindari. Tapi melaksanakan perjuangan preventive (pencegahan) sanggup jadi jalan untuk mengurangi risiko. Mengacu ke kasus tertindihnya kendaraan beroda empat oleh kontainer yang rubuh mari bicara cara menyikapinya dengan menjauhi bahaya," kata Instruktur Rifat Drive Labs, Andry Berlianto, kepada detikOto, Senin (28/5/2018).
Langkah antisipasi pertama adalah, pengendara harus mengemudi dengan pandangan luas dan meningkatkan kepekaan terhadap ancaman serta risiko yang tertangkap oleh mata. Waspadai setiap objek statis (diam) dan dinamis (bergerak, menyerupai kendaraan bermotor atau pejalan kaki) serta pahami penanganannya.
"Contoh ketika melihat adanya anak kecil di pinggir jalan memegang bola, kendaraan beroda empat parkir dengan lampu belakang menyala, gerakan zig-zag kendaraan lain, kendaraan yang melaju kencang di depan dan dari belakang, keberadaan truk-truk besar di jalur industri, gerakan belum dewasa di lingkungan sekolah dan lain sebagainya
Gunakan beling spion sebagai alat bantu melihat ke belakang. Aktifkan kepala ketika monitor sisi samping.
"Jaga jarak atau buat jarak kondusif dengan kendaraan berat dan perhatikan potensi ancaman dan risikonya," sebut Andry.
Disarankan untuk menjauh dari truk. Jika perlu dengan mundur perlahan atau eksklusif bergerak cepat mendahului (truk) sebagai bab dari penanganan bahaya.
"Praktik antisipatif kiranya sanggup mereduksi ancaman menjadi minim dan tetap siaga ketika mengemudi yaitu hal wajib bagi setiap pengemudi," sebutnya.
Sementara itu, foto-foto kondisi Fortuner yang gepeng itu juga beredar viral di dunia maya. Di grup Facebook Fortuner Racing Thailand, terdapat foto-foto yang menggambarkan kondisi Fortuner itu. Kondisinya gepeng sampai Fortuner yang sejatinya yaitu kendaraan beroda empat yang cukup tinggi menjadi setinggi sekitar pinggul orang dewasa.
Dari video yang beredar di media sosial, truk kontainer itu tampak kehilangan kendali. Truk pun terguling dan menimpa Fortuner sampai gepeng.
"Apes atau nahas mungkin tidak sanggup dihindari. Tapi melaksanakan perjuangan preventive (pencegahan) sanggup jadi jalan untuk mengurangi risiko. Mengacu ke kasus tertindihnya kendaraan beroda empat oleh kontainer yang rubuh mari bicara cara menyikapinya dengan menjauhi bahaya," kata Instruktur Rifat Drive Labs, Andry Berlianto, kepada detikOto, Senin (28/5/2018).
Langkah antisipasi pertama adalah, pengendara harus mengemudi dengan pandangan luas dan meningkatkan kepekaan terhadap ancaman serta risiko yang tertangkap oleh mata. Waspadai setiap objek statis (diam) dan dinamis (bergerak, menyerupai kendaraan bermotor atau pejalan kaki) serta pahami penanganannya.
"Contoh ketika melihat adanya anak kecil di pinggir jalan memegang bola, kendaraan beroda empat parkir dengan lampu belakang menyala, gerakan zig-zag kendaraan lain, kendaraan yang melaju kencang di depan dan dari belakang, keberadaan truk-truk besar di jalur industri, gerakan belum dewasa di lingkungan sekolah dan lain sebagainya
Gunakan beling spion sebagai alat bantu melihat ke belakang. Aktifkan kepala ketika monitor sisi samping.
Baca juga: Truk Kelebihan Muatan Banyak Ruginya! |
"Jaga jarak atau buat jarak kondusif dengan kendaraan berat dan perhatikan potensi ancaman dan risikonya," sebut Andry.
Disarankan untuk menjauh dari truk. Jika perlu dengan mundur perlahan atau eksklusif bergerak cepat mendahului (truk) sebagai bab dari penanganan bahaya.
"Praktik antisipatif kiranya sanggup mereduksi ancaman menjadi minim dan tetap siaga ketika mengemudi yaitu hal wajib bagi setiap pengemudi," sebutnya.
Sementara itu, foto-foto kondisi Fortuner yang gepeng itu juga beredar viral di dunia maya. Di grup Facebook Fortuner Racing Thailand, terdapat foto-foto yang menggambarkan kondisi Fortuner itu. Kondisinya gepeng sampai Fortuner yang sejatinya yaitu kendaraan beroda empat yang cukup tinggi menjadi setinggi sekitar pinggul orang dewasa.
Comments
Post a Comment